PALBAS Serigala Yang Mempesona PALBAS Serigala Yang Mempesona | Sharing Moments PALBAS Serigala Yang Mempesona | Sharing Moments Sharing Moments, Berbagi Untuk Kebaikan , memberikan inspirasi bagi sesama agar hidup ini menjadi lebih bahagia

Kamis, 10 November 2011

PALBAS Serigala Yang Mempesona

Kali ini saya kembali dengan sajian kuliner nusantara. Masiih dari Makassar, setelah sejam bermain bulutangkis saya dan teman-teman bergegas mencari teman makan untuk mengganti tenaga yang hilang. Yang terbesit dalam pikiran ditengah udara dingin setelah diguyur hujan saya ingin menyantap hidangan berkuah yang padas, segar dan pedas tentunya.  Teman saya dari Makassar mengajak saya berburu Pallu Basa, dalam bahasa setempat Pallu itu kira-kira artinya “dimasak” jadi Pallu Basa kira-kira artinya “Dimasak Basa (berkuah)” begitu kisah teman saya, saya sendiri hanya mengangguk-angguk ketika dia menjelaskan. Dia membawa saya dan satu lagi teman saya ke Palbas Serigala, seperti sebelumnya ketika saya mengisahkan Coto Gagak, dinamakan Palbas Serigala karena tempat makan tersebut berada di jalan Serigala.

Sampai ditempat makan tersebut saya sudah tidak sabar untuk segera menikmati Pallu Basa-nya, setelah memesan tidak lama datanglah hidangan yang saya nantikan, satu mangkuk kecil Pallu Basa, sepiring nasi dan 1 gelas es the manis sesuai pesanan kami. Pallu Basa-nya sendiri bisa dipesan dengan atau tanpa kuning telur mentah yang dimasukan kedalam mangkuk Pallu Basa tadi. Saya memesan yang tanpa kuning telur, ingin merasakan rasa asli dari Pallu Basa itu sendiri.


Dari sajiannya hampir mirip-mirip Coto dari jalan gagak kemarin, yang sedikit berbeda kuahnya kali ini lebih kental, mungkin karena ada campuran kelapa keringnya, saya coba sruput sedikit kuahnya, heeeemmmmmm, fantastik rasanya…uenak tenan. Saya tambahkan sedikit Lombok alias sambel, buat ukuran saya kurang pedas tapi mungkin buat yang lain sudah cukup karena ada sedikit campuran lada didalamnya. Kuahnya yang kental dan hangat nikmat sekali, suap demi suap tak terasa nasi sudah habis satu piring, pelan-pelan saya nikmati sendok demi sendok dari Pallu Basa tersebut.

Bicara rasa, Pallu Basa ini sedikit lebih nikmat dari Cota Gagak kemarin, mungkin karena kuahnya yang sedikit lebih kental atau karena saya yang lebih “lapar” dari kemarin ya…hehehe. Kalo bicara dagingnya, keduanya sama-sama nikmat, dengan cita rasa yang 11-12 sulit menentukan mana yang lebih nikmat, tergantung selera dan momen kali ya J.

Masalah parkiranpun gak terlalu merepotkan, tersedia areal parkir yang lumayan banyak. Sama seperti Coto Gagak, Pallu Basa Serigala juga sudah mengalami perluasan, dari yang sebelumnya hanya tenda warung makan telah diperluas ke seberangnya didalam ruko namun masih dijalan yang sama, menggambarkan kesuksesan pemiliknya. Begitu pula orang-orang yang berkunjung datang, mulai dari pagi hingga larut malam tetap ramai, yang membedakan mungkin di PalBas Serigala tidak ada poto artis atau pejabat yang sudah berkunjung ke tempat tersebut.

Secara keseluruhan nilai warung makan ini 3.7, sedikit lebih unggul dari masalah rasa, sekali lagi versi saya lho.
Ok, itu dulu kisah kuliner nusantara. Nanti saya hadir lagi dengan Pisang Epe tepat di pinggir pantai Losari. Nantikan ya…

0 comments:

Poskan Komentar

Sharing Moments, Berbagi Untuk Kebaikan...