Congratulation Manchester City Congratulation Manchester City | Sharing Moments Congratulation Manchester City | Sharing Moments Sharing Moments, Berbagi Untuk Kebaikan , memberikan inspirasi bagi sesama agar hidup ini menjadi lebih bahagia

Senin, 14 Mei 2012

Congratulation Manchester City


Akhirnya terjawab sudah akhir dari drama musim 2011/2012 BPL, Manchester City meraih tahta dari kasta tertinggi sepakbola Inggris lewat drama yang ketegangannya bisa jadi melebihi film-film drama atau film action yang pernah kita tonton di layar lebar. Jika ada kekecewaan dan ada nada sumbang itu suatu hal yang biasa dalam sebuah kompetisi. Yang jelas hasil akhir musim ini bisa jadi yang paling dramatis sepanjang era Premier League bergulir, terakhir juara ditentukan dengan selisih gol pada musim 1988/89 (Masih menggunakan nama Divisi Satu), namun musim ini tidak hanya pada perebutan posisi 1 dan 2 tapi juga pada perebutan posisi 3 demikian juga dengan tiket terakhir tim yang terdegradasi. Posisi 1 dan 2 di klasemen akhir musim ini hanya dibedakan oleh selisih gol, City memiliki selisih gol 63 mengungguli United yang memiliki selisih gol 55, atau terpaut 8 gol.

Lebih dari itu jalannya pertandingan yang dimainkan bersamaan oleh kedua tim yang membuat ketegangan penentuan juara bertambah. Bagaimana tidak sampai injury time atau waktu ekstra tersisa 2 menit pada pertandingan yang dilakoni City, titel juara masih digenggam United lewat hasil kemenangan 1-0 dari tuan rumah Sunderland. Saat itu City masih tertinggal 1-2 dari QPR yang pada saat bersamaan juga sedang berjuang lolos dari degradasi. Namun apa lacur, 2 gol tambahan dari Edin Dzeko dan Sergio Kun Aguero merenggut asa dari para pemain dan pendukung United, ditambah hasil dari tempat lain dimana Bolton juga ditahan tuan rumah Stoke City maka hasil pertandingan City melawan QPR tersebut menguntungkan kedua-belah pihak. Walau kecewa dan sempat berkomentar bahwa City diuntungkan dengan Extra Time 5 menit tapi Sir Alex Ferguson tetap menyampaikan selamat kepada City atas raihan gelar juara musim ini. Seperti dikutip dari MUTV, “Atas nama Manchester United, saya ingin menyampaikan selamat kepada tetangga kami. Sebuah pencapaian fantastis dapat memenangi liga ini.”

Well, dilihat dari jalannya Premier League musim ini memang City cukup pantas meraih gelar juara yang sudah dinanti-nantikan selama 44 tahun tersebut. Kunci dari berjayanya City musim ini dari United adalah pada saat Derby Manchester Part I yang justru saat itu United menjamu City di Theatre of Dream, Old Trafford. Pada Derby tersebut City Mengungguli United dengan catatan buruk United sejak tahun 1955. Lewat gol-gol dari Balotelli (22,60), Aguero (69) dan tambahan gol pada menit akhir pertandingan dari Dzeko (90, 90) serta Silva (90) City menghantam United 1-6, dimana gol semata wayang United dicetak oleh Fletcher. Pertandingan ini juga diwarnai dikartumerahnya Evans pada menit ke-47. Hasil inilah yang akhirnya diujung kompetisi membedakan antara keduanya.

Seperti pada tulisan saya sebelumnya keunggulan City terletak pada kualitas pemainnya yang merata dan memiliki daya serang yang berada diatas rata-rata. Dengan pemain sekelas Samir Nasri, David Silva, Yaya Toure, Kun Aguero, Carloz Tevez, Edin Dzeko mereka memiliki amunisi yang bagus untuk menghadapi tim bahkan sekelas Barcelona dan Madrid dari Spanyol. Jadi raihan gelar juara Premier League merupakan pencapaian yang sudah sepantasnya untuk mereka. Tinggal kita lihat bagaimana konsistensi mereka dikancah kompetisi di tahun-tahun mendatang. Dengan semakin banyaknya pertandingan yang akan diarungi dimusim mendatang maka daya tahan, konsentrasi dan konsistensi hasil akan diuji, mampukah mereka menambah raihan gelar tidak saja kompetisi domestik tapi juga eropa bahkan internasional.

Menarik ditunggu kompetisi musim mendatang dengan semakin maraknya taipan-taipan dan raja-raja minyak dari Timur Tengah mengambil alih kendali klub-klub di Premier League, tentunya ini akan memberikan tantangan kepada tim-tim kaya pengalaman apakah mereka mampu menyaingi klub-klub dengan gelontoran dana yang tak terbatas tersebut dengan konsistensi permainan dan raihan hasil bagus? Buat saya saat ini tidak ada lagi Big Four, karena setiap klub memiliki kesempatan dan peluang yang sama untuk berprestasi, kekuatan uang merubah peta persepakbolaan Inggris bahkan mungkin dunia, ini yang tak bisa dipungkiri, paling tidak bagi saya J.

Sebelum sampai ke musim mendatang sejenak kita nikmati kompetisi Piala Eropa yang akan bergulir mulai 8 Juni 2012 nanti, siapa kira-kira yang meraih gelar kampiun Eropa 2012? Apakah hegemoni title race Premier League ini memberikan dampak positif bagi prestasi timnas Inggri? Saya sendiri mengunggulkan Spanyol, Belanda dan Jerman tanpa melupakan Italia dan Inggris sebagai kekuatan tradisional sepakbola eropa. Kejutan? Heemmmmm…….ini yang selalu saya tunggu-tunggu dari sebuah kompetisi, yang membuat jantung berdegup dan memberikan cita rasa tersendiri bagi drama yang dimainkan.

Dan tentunya masih ada satu lagi pertandingan yang layak dinantikan, yaitu final UEFA Champions League (UCL) 2012 yang merupakan penentuan siapakah yang terbaik diantara klub-klub Eropa sekaligus penutup rangkaian kompetisi diantara liga-liga di Eropa

Last but not least….Selamat kepada City atas raihan gelar juara musim 2011/2012, see you next season….pun demikian dengan juara-juara di liga Domestik lainnya, Juventus, Real Madrid, Borussia Dortmund, Ajax, Montpellier (1st time champion), FC Porto and so on.

0 comments:

Poskan Komentar

Sharing Moments, Berbagi Untuk Kebaikan...