Tampilkan postingan dengan label Siaran Langsung Piala Eropa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Siaran Langsung Piala Eropa. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Juni 2012

Final Piala Eropa 2012 - Ulasan Kekuatan


Setelah sejarah pertemuan finalis EURO 2012 pada tulisan sebelumnya sekarang saya mau mencoba membedah kekuatan dari ke dua tim tersebut, itung-itung belajar jadi komentator…hehehe….

Spanyol pada Piala Eropa kali ini agak berbeda, ketajaman strikernya berkurang, pada Piala Eropa 2008 yang lalu sampai babak semifinal para jugador Spayol sudah mencetak 11 gol sementara Piala Eropa 2012 ini sejauh ini baru mencetak 8 gol, masih kalah dari Jerman yang sanggup mencetak 10 gol walau sudah gugur dikalahkan Italia di semifinal. Penurunan ini bisa jadi karena tidak striker murni yang memiliki ketajaman seperti yang diperlihatkan David Villa pada Piala Eropa sebelumnya, sayangnya Villa terpaksa absen karena cedera dan tidak ikut andil dalam Piala Eropa 2012 ini.

Dari 4 Striker murni yang dibawa sang manajer Vicente del Bosque yaitu Pedro Rodríguez, Fernando Torres, Álvaro Negredo dan Fernando Llorente, 3 pemain sudah diturunkan. Torres turun sebagai starter ketika menghadapi Republik Irlandia dan Kroasia dan mampu mencetak 2 gol yang dibukukan saat melawan Republik Irlandia, Torres juga turun pada laga pertama melawan Italia dan pada saat melawan Perancis dimana keduanya menggantikan Fabregas. Negredo turun sebagai starter pada pertandingan perempatfinal melawan Portugal dan turun sebagai pemain pengganti pada saat melawan Kroasia, sementara Pedro menggantikan David Silva pada laga melawan Perancis dan pada laga melawan Portugal turun menggantikan Xavi. Sementara Llorente sejauh ini belum pernah diturunkan baik sebagai starter maupun pemain pengganti.

Terlihat Del Bosque cukup kebingungan menetapkan pemain-pemain yang menjadi target man, bahkan sampai pertandingan semifinal kemarin mereka tidak pernah bermain penuh dengan striker murni. Sejauh ini mereka memang memiliki penguasaan bola tertinggi diantara tim-tim lainnya, namun tanpa striker murni itu semua kurang memiliki arti bahkan bisa jadi membosankan sama ketika mereka melawan Kroasia dan Portugal. Mereka bermain mengesankan ketika melawan Republik Irlandia, itupun sebelum Torres akhirnya ditarik keluar menit ke 74 dan pada saat menghadapi Perancis itupun pada babak kedua yang uniknya ketika Torres masuk pada menit ke 64.

Torres mungkin tidak sedang dalam top form-nya, tapi rasanya saat ini Spanyol membutuhkan striker murni dalam line-up nya bukan hanya untuk mengkonversi permain tiki-taka menjadi gol tapi juga pengalih perhatian barisan belakang Italia agar kreatifitas pemain tengah Spanyol yang kualitasnya diatas rata-rata dapat lebih berkembang dan mungkin saja menjadi goal getter karena barisan belakang Italia terfokus menjaga Torres.

Untuk pemain tengah dan belakang Spanyol tidak perlu diragukan lagi, sejauh ini setelah gol Di Natale gawang Iker Cassilas tercatat tidak pernah kebobolan lagi, ini menandakan sejauh ini pemain belakang Spanyol mampu meredam serangan lawan yang dihadapi, hanya eksplosifitas, agresifitas dan kecepatan sayap pemain-pemain Portugal yang mampu meredam penguasaan bola dan memberikan tekanan ke jantung pertahanan Spanyol. Christiano Ronaldo, Nani dan Hugo Almeida paling tidak beberapa kali mengancam gawang Cassilas. Namun tangguhnya barisan belakang Spanyol yang digalang Cassilas mampu menghindari mereka dari kebobolan.

Sementara pemain tengah Spanyol menurut saya yang paling lengkap dalam Piala Eropa ini, penguasaan bola yang selalu diatas 50% menjadi salah satu bukti. Kemampuan mereka memainkan bola dari kaki ke kaki, akurasi umpan serta pergerakan pemain mereka terlihat mulus. Passing-passing yang dilakukan Xavi Hernandez, Xabi Alonso dan Anders Iniesta mampu membongkar pertahanan setiap lawan yang dihadapi, hanya saja tumpulnya penyerang Spanyol menjadi catatan sendiri yang membuat hal tersebut tidak berbuah gol-gol. Bahkan pemain bertahan semisal Ramos dan Arbeloa juga masuk daftar pemain yang melepaskan umpan terbanyak namun tetap saja hal tersebut hambar jika minim gol yang tercipta.

Sekarang kita menyeberang ke Italia, kekuatan Italia dalam Piala Eropa ini semakin hari semakin kuat saja. Ditengah problem yang tengah dihadapi asosiasi persepakbolaan yang tengah dihadapi mereka tetap mampu menampilkan permainan terbaik dan tidak mempengaruhi permainan mereka, ciri profesionalitas yang dijunjung tinggi pemain.
Sempat kesulitan dalam 2 pertandingan awal dimana mereka hanya mendapatkan hasil imbang 1-1 melawan Spanyol dan Kroasia, akhirnya mereka memastikan lolos setelah mengalahkan Republik Irlandia 2-0 lewat gol Cassano dan Balotelli, pemain terakhir juga menjadi penentu kemenangan Italia atas Jerman dengan 2 golnya.

Italia konsisten memainkan 2 striker utama di depan, Balotelli dan Cassano menjadi pilihan utama sebagai starter hanya sekali Italia tidak menurunkan duet tersebut, yaitu pada pertandingan melawan Republik Irlandia dimana duet yang diturunkan adalah Cassano dan Di Natale. Dari 6 gol Italia 5 diantaranya dicetak oleh penyerang-penyerang mereka, Di Natale menyumbangkan gol saat turun menggantikan Balotelli melawan Spanyol, hal ini dibalas Balotelli saat menggantikan Di Natale pada laga melawan Republik Irlandia plus 2 gol melawan Jerman, dan satu gol lagi dicetak Cassano. Terlihat kemampuan penyerang-penyerang Italia dalam memproduksi gol menjadi ancaman tersendiri bagi pertahanan Spanyol, kekalahan Jerman yang notabene tim yang belum terkalahkan sebelumnya menjadi sinyal bahaya buat Spanyol bahwa secara kualitas Italia tidak berbeda jauh dengan Spanyol.

Italia mulai menemukan formnya ketika Cesare Prandelli menggunakan formasi 4-1-3-2 (offensive) yang digunakan mulai dari pertandingan menghadapi Republik Irlandia. 4 Pemain bertahan yang tidak berdiri sejajar diisi Abate, Barzagli, Bonucci, Balzaretti mampu menampilkan kesolidan pertahanan. Keempat pemain bertahan tersebut sejauh ini mampu memainkan peranannya sebagai tembok di jantung pertahanan Italia. Bonucci yang berusia 25 tahun tidak kikuk berduet dengan sejawatnya Barzagli yang sama-sama bermain di Juventus. 

Pada 2 pertandingan awal Bonucci dipasangkan dengan De Rossi dan Chiellini dengan formasi 3 pemain belakang dan ini terlihat tidak setangguh ketika menggunakan 4 pemain bertahan. Di tiga laga terakhir Italia menggunakan kombinasi Abate, Barzagli, Bonucci, Balzaretti dan Chiellini, hanya sekali Christian Maggio turun sebagai pemain pengganti itupun di injury time. Dengan ketangguhan yang sudah terbukti di tiga pertandingan terakhir rasanya Cesare Prandelli kembali menurunkan kombinasi pertahanan diatara kelima pemain tersebut.

Maju ke tengah, kunci permainan Italia tidak bisa dipungkiri salah satunya adalah Adrea Pirlo. Pemain yang memiliki caps terbanyak kedua di tim saat ini setelah Buffon merupakan otak serangan Italia, dengan akurasi umpan dan efektifitas pergerakan plus memiliki tendangan bebas yang mumpuni wajar Pirlo menjadi andalan di lini tengah Italia. 

Pirlo merupakan satu-satunya pemain yang mencetak gol diluar penyerang memiliki visi permainan yang bagus dan sangat fasih memainkan peran deep playmaker yang belakangan ini jadi trend di beberapa klub sepakbola maupun tim nasional. Pirlo merupakan pemain yang selalu dimainkan dan tidak pernah digantikan sepanjang 5 laga yang sudah dilewati Italia pada Piala Eropa ini, hal ini menggambarkan kebutuhan Italia pada sosok Pirlo walau sudah memasuki usia 34 yang secara fisik dan kecepatan sudah menurun.

Ditengah Italia juga memiliki De Rossi, nah bukannya tadi dia diomongin juga pas bagian lini belakang?? Yup, inilah yang jadi kelebihan De Rossi, dia mampu ditempatkan baik itu menjadi pemain bertahan maupun di lini tengah. Seperti Pirlo, De Rossi juga pemain yang selalu dimainkan dan tidak pernah digantikan. Setelah pada 2 pertandingan awal dia dimainkan sebagai pemain bertahan kemudian dia dikembalikan ke lini tengah dimana dia sering dimainkan mulai dari pertandingan terakhir grup sampai semifinal. Bermain bersama Motta atau Montolivo dan Marchisio lini tengah Italia terlihat kompak. 

Jika Italia mampu menjaga keseimbangan dan bermain lebih dinamis sangat mungkin mereka dapat mengalahkan Spanyol mengingat mereka memiliki penyerang-penyerang eksplosif yang siap menuntaskan peluang yang dikreasi lini tengah.

So, saya rasa pertandingan ini akan menarik jika Italia mau bermain terbuka dan tampil lebih agresif. Mengharapkan hasil seri dan pertadingan harus dituntaskan melalui adu pinalti tentunya sangat riskan, mengingat Spanyol memiliki penjaga gawang yang sama baiknya dengan Italia. Dari kesiapan penendang-penendang pinalti saya rasa keduanya lebih siap mengingat keduanya sudah melewati drama adu pinalti sebelumnya.

Jika saja Del Bosque mau menurunkan striker murni sejak awal dan Cesare Prandelli mau menginstruksikan anak asuhnya bermain lebih terbuka dan agresif tentunya kita akan disuguhkan pertandingan penutup Piala Eropa yang enak ditonton dan tidak membosankan. Kita tunggu saja…Enjoy THE FINAL..!!
»»  Baca Selengkapnya...

Final Piala Eropa (Kilas Balik)


Akhirnya sampai juga kita di final Piala Eropa 2012, pertandingan yang akan dimainkan tanggal 1 Juli 2012 jam 08.45 waktu setempat atau tanggal 2 Juli 2012 pukul 01.45 WIB akan mempertemukan kembali Juara dan Runner Up  C yaitu Spanyol dan Italia. Bagi Spanyol ini merupakan final keempatnya setelah Piala Eropa 1964 (juara), 1984 (Runner Up) dan 2008 (Juara), sementara bagi Italia tampil di Final Piala Eropa kali ini menghapuskan penantian 12 tahun dan merupakan final ke-3 bagi mereka setelah sebelumnya menjadi juara pada Piala Eropa 1968 dan Runner Up di tahun 2000. Jadi final ini memiliki arti tersendiri buat masing-masing tim, jika Spanyol menang maka mereka menciptakan sejarah menjadi Negara pertama yang meraih trofi 2 kali berturut-turut sementara untuk Italia jika mereka berhasil memenangkan pertandingan menghapuskan puasa gelar selama 24 tahun di kancah Piala Eropa.

Sekedar refresh, pada saat pertandingan grup yang lalu hasil pertandingan 1-1, gol masing-masing dicetak oleh Antonio Di Natale untuk Italia dan Cesc Fabregas untuk Spanyol. Ini merupakan hasil seri ke-2 sepanjang pertemuan mereka dlm Piala Eropa setekah sebelumnya pada Piala Eropa 1980 di Italia mereka juga berada dalam 1 grup dan ketika itu berbagi angka 0-0, Italia akhirnya lolos sampai ke semifinal sementara Spanyol kandas di putaran grup setelah menjadi juru kunci.

Sepanjang perhelatan Piala Eropa sudah 4 final mempertemukan tim yang sebelumnya bertemu dalam babak putaran grup yaitu pada masing-masing pada Piala Eropa 1988, 1996 dan 2004, namun hanya pada Piala Eropa 2012 pertemuan para finalis sebelumnya di pertandingan grup berujung seri. Belanda pada Piala Eropa 1988 menjadi juara dengan mengalahkan Uni Sovyet yang pada pertandingan sebelumnya di grup B kalah 0-1. Kemudian pada Piala Eropa 1996, Jerman yang pada pertandingan grup C mengalahkan Rep. Ceko 2-0 kembali menang melalui babak perpanjangan waktu lewat Golden Gol Oliver Bierhoff di partai puncak sekaligus meraih gelar ke-3 dan sampai saat ini merupakan gelar terakhir Jerman di Piala Eropa. Dan pada Piala Eropa 2004 yang diadakan di Portugal, Yunani berhasil dua kali mengalahkan tuan rumah Portugal, pada putaran Grup Yunani menang 2-1 sementara pada partai puncak Yunani menang 1-0 lewat gol Charisteas dan memboyong gelar pertama Piala Eropa bagi Yunani.

Rekor pertemuan antara Spanyol dan Italia sendiri cukup berimbang dimana dari 30 pertandingan Italia unggul 10 kali dan Spanyol unggul 8 kali sisanya 12 kali seri. Sementara dalam 7 pertandingan terakhir Spanyol sedikit lebih baik yaitu unggul 2 kali dan Italia unggul sekali sementara 4 pertandingan lainnya berujung seri.

Untuk Piala Eropa sendiri catatan pertandingan antara keduanya juga berimbang dengan masing-masing menang sekali yaitu Italia pada putaran grup Piala Eropa 1988 sementara Spanyol menang melalui adu pinalti pada babak perempatfinal Piala Eropa 2008 yang lalu dimana akhirnya Spanyol menjadi Juara.
Demikian sekilas tentang pertemuan Italia versus Spanyol, dalam tulisan yang lain saya akan coba bedah kekuatan ke-2 tim. Sampai jumpa…
»»  Baca Selengkapnya...

Rabu, 13 Juni 2012

Belanda Versus Jerman


Pertandingan Piala Eropa semakin menarik karena beberapa tim besar dengan catatan sejarah yang bagus tidak mendapatkan hasil yang maksimal. Dini hari nanti kita akan disuguhkan pertandingan menarik antara Belanda menghadapi Jerman di Grup B.

Dilihat dari hasil pertandingan grup sebelumnya dimana Belanda ditumbangkan Denmark sementara Jerman berhasil mengalahkan Portugal maka pertandingan ini jelas memiliki arti lebih. Belanda pastinya ingin mempertahankan peluang lolos dari grup B sementara Jerman ingin sesegera mungkin memastikan lolos dari grup maut ini atau paling tidak memperbesar peluang lolos ke fase berikutnya.

Sebelumnya kita lihat dulu beberapa fakta sejarah pertemuan Belanda melawan Jerman.  Sepanjang sejarahnya Belanda sudah bertemu Jerman sebanyak 7 kali di berbagai ajang kompetisi dengan rekor Belanda menang 2 kali, seri 2 kali dan kalah 3 kali dengan selisih gol 12 kali memasukkan dan 12 kali kemasukan. Dari 12 gol Belanda 4 diantaranya dihasilkan melalui gol, sementara dari 12 gol Jerman hanya 2 gol yang diperoleh melalui pinalti.

2 kemenangan Belanda atas Jerman justru diraih dalam kancah Piala Eropa. Yang Pertama pada babak semifinal Piala Eropa 1988 dimana pada saat itu Belanda pada akhirnya meraih juara Piala Eropa. Dalam 2 dekade terakhir Jerman tidak pernah menang dari Belanda jika mereka bertemu di Piala Eropa. Setelah Piala Eropa 1988 Jerman kembali dikalahkan 

Belanda pada babak penyisihan grup Piala Eropa 1992 dan hanya memperoleh hasil seri di penyisihan grup Piala Eropa 2004. Bahkan pada Piala Eropa 2004 Jerman gagal meloloskan diri dari grup D yang akhirnya diwakili Rep. Ceko sebagai juara grup dan Belanda sebagai runner up.

Jika dilihat dari rentetan hasilnya tidak ada hasil berulang dari pertandingan Belanda melawan Jerman dimana rentetan hasil Belanda vs Jerman adalah KSKMKMS. Dari 2 pertandingan yang berakhir seri Jerman selalu mencetak gol terlebih dahulu, selain itu tidak ada pertandingan yang berakhir tanpa gol. Masing-masing Belanda dan Jerman rata-rata mencetak 1 gol dalam setiap pertandingan

Wasit yang memimpin pertandingan terakhir Belanda melawan Jerman adalah Anders Frisk asal Swedia, kebetulan wasit yang akan memimpin pertandingan dini hari nanti juga berasal dari Swedia. Dari Belanda ada 4 pemain skuad tim oranye tahun ini yang bermain pada pertemuan terakhir, mereka adalah John Heitinga, Wilfred Bouma, Wesley Sneijder dan Rafael van der Vaart. Hanya Wesley Sneijder yang masuk sebagai pemain pengganti, selain itu ada 1 pemain lagi yang dibawa pada Piala Eropa 2004 namun tidak bermain saat itu, dia adalah Arjen Robben. Sementara dari Jerman hanya Bastian Schweinsteiger yang bermain saat itu, itupun masuk sebagai pemain pengganti Bernd Scheneider pada menit 68, selain itu ada 2 pemain Jerman lainnya yang dibawa dalam skuad tim diesel namun tidak bermain saat itu, mereka adalah Lukas Podolski dan Miroslav Klose.

Dari beberapa fakta yang diungkapkan diatas ditambah kekuatan Belanda dan Jerman saat ini yang merata rasanya kita akan disuguhkan pertandingan yang ketat dan menarik, tensi pertandingan kemungkinan akan berlangsung dalam tempo tinggi. Ke-2 tim memiliki kepentingan masing-masing, terlebih lagi gengsi antara ke-2 tim yang dapat terlihat dari sejarah pertemuan mereka.

Apalagi dari pertandingan pertama yang sudah dijalani keduanya belum terlihat kekuatan mereka sesungguhnya. Jerman beruntung mendapatkan hasil positif ketika melawan Portugal, sementara Belanda harus menelan pil pahit kalah 0-1 dari Denmark yang membuat mereka harus memenangkan sisa pertandingan jika mereka ingin lolos dari grup maut tersebut.

So, kita saksikan dan tunggu saja siapa yang berhasil unggul dlaam pertandingan edisi ke-8 pertemuan Belanda melawan Jerman, akankah Belanda menyamakan rekor pertemuan mereka atau justru Jerman unggul dan membenamkan Belanda ke dasar klasemen? Rasanya ini merupakan salah satu pertandingan yang wajib ditonton pada Piala Eropa kali ini.
»»  Baca Selengkapnya...

Jumat, 08 Juni 2012

Polandia Versus Yunani


Selamat datang Piala Eropa 2012. Kali ini Piala Eropa diadakan di Polandia dan Ukraina, nah nanti malam jam 23.00 WIB pertandingan pembukaan akan digelar di National Stadium, Warsawa. Dimulai dari grup A Yunani yang notabene juara Piala Eropa tahun 2004 akan menjajal Polandia sebagai tuan rumah. 

Kalo saya boleh berpendapat kekuatan Negara-negara yang menghuni grup A ini merata. Polandia, Yunani, Rusia dan Rep. Ceko sebagai penghuni grup A akan bersaing untuk mendapatkan 2 tiket ke babak berikutnya. Saya sendiri menjagokan Rusia dan Republik Ceko atau Yunani yang akan melaju ke babak berikutnya.

Kembali ke pertandingan antara Polandia menghadapi Yunani dulu nih. Rata-rata pemain Biało-czerwoni (Putih-Merah) julukan timnas Polandia yang dipanggil Pelatih/Manajer Franciszek Smuda bermain di Liga Jerman, dimana 3 diantaranya bermain di tim juara Bundesliga 2011-2012, Borussia Dortmund, mereka adalah Robert Lewandowski (penyerang), Jakub Blaszczykowski (pemain tengah) dan Lukasz Piszczek (Bek), juga masih ada Szczesny kiper muda yang bermain di Arsenal, mereka akan jadi andalan Polandia dalam mengarungi Piala Eropa kali ini.

Sementara Ethniki julukan timnas Yunani menjadi peserta putaran final Piala Eropa 2012 ini dengan catatan yang bagus yaitu tidak terkalahkan selama babak kualifikasi, dengan meraih 7 kemenangan, 3 hasil seri mereka memuncaki klasemen Group F kualifikasi Piala Eropa dengan melewati hadangan Kroasia (yang akhirnya lolos melalui babak play-off), Israel, Latvia, Georgia dan Malta. Pemain Yunani sendiri kebanyakan bermain di local Yunani, hanya 6 dari 23 pemain Yunani yang dibawa ke Piala Eropa 2012 ini. Nama-nama Giorgos Karagounis (Panathinaikos), pemain muda Kyriakos Papadopoulos (Schalke 04), Giorgos Samaras (Celtic) sepertinya akan berperan banyak pada pertandingan nanti malam.

Pada pertandingan nanti malam kita akan lihat bagaimana Papadopoulos menghadang gelandang energik Polandia yang bermain di Bordeaux, Ludovic Obraniak dan penyerang Robert Lewandowski. Kita juga akan saksikan mampukah Karagounis memporak-porandakan pertahanan Polandia yang digalang Lukasz Piszczek. Kerja keras pelatih/manajer Yunani, Fernando Santos dalam menghadapi agresifitas tuan rumah menjadi kunci berhasil atau tidaknya Yunani merebut kemenangan.

Pemain-pemain tuan rumah tentunya akan bermain ngotot di depan ribuan pendukungnya untuk menunjukkan kemampuannya dalam usaha meraih tiket ke babak berikutnya. Saya sendiri memprediksikan pertandingan ini akan berujung pada hasil seri. Kalaupun ada yang menang saya lebih memilih Polandia yang akan keluar sebagai pemenang. Ini hanya sekedar prediksi, karena Yunani sendiri memiliki mental yang patut diperhitungkan sebagaimana saat mereka meraih Piala Eropa 2004.

Kita saksikan saja bersama, seraya berucap Selamat Datang Piala Eropa 2012.

PSG77R3WJBD3
»»  Baca Selengkapnya...

Rabu, 30 Mei 2012

Jadwal Siaran Langsung Euro 2012 di RCTI


Piala Eropa 2012 sudah diambang pintu, gelaran 4 tahun sekali tersebut kali ini diadakan di Polandia dan Ukraina. Total akan ada 31 pertandingan dan menggunakan 8 stadion, masing-masing 4 di Polandia (National Stadium, Warsawa; PGE Arena, Gdansk; Municipal Stadium, Wroclaw; Municipal Stadium, Poznan) dan 4 di Ukraina (Olympic Stadium, Kiev; Donbass Arena, Donetsk; Metalis Stadium, Kharkiv; Arena Lviv, Lviv) untuk mengetahui negara manakah yang menjadi kampiun di Eropa. Oh iya, dengan kapasitas 60.000 orang Olympic Stadium di Kiev, Ukraina menjadi stadion dengan kapasitas terbesar yang juga akan menggelar pertandingan Final, sementara opening match dimainkan di National Stadium, Warsawa, Polandia.

Ada 16 negara eropa yang akan memperebutkan tropi sebagai tim terbaik di kawasan Eropa yang dibagi dalam 4 grup, setiap grup meloloskan 2 wakilnya ke babak selanjutnya. Dari hasil drawing pembagian grup Grup B merupakan grup yang rasanya tingkat persaingannya paling ketat, ini baru diatas kertas aja sih. Gimana tidak, Grup B dihuni Belanda, Denmark, Jerman dan Portugal. Kecuali Portugal, tiga Negara lainnya sudah pernah merasakan nikmatnya gelar juara eropa. So patut ditunggu Negara mana yang berhasil lolos dari grup ini.

Grup A sebenarnya memiliki tingkat persaingan yang merata, dimana dalam grup ini ada tuan rumah Polandia yang akan bersaing dengan Yunani, Rusia dan Republik Ceko. Kalo dirunut kebelakang di grup ini juga hanya Polandia yang belum merasakan gelar juara Eropa, Rusia meraihnya ketika bernama Uni Sovyet dan Republik Ceko ketika masih bernama Cekoslovakia. Siapapun yang lolos dari grup ini akan menemui rintangan yang berat di fase berikutnya karena akan berhadapan dengan wakil-wakil dari grup B.

Nah untuk Grup C dan Grup D sih kalo gak ada kejutan-kejutan kayanya dah kebayang Negara yang bakal lolos. Dari Grup C sepertinya Spanyol dan Italia akan mampu melewati hadangan Republik Irlandia dan Kroasia, sementara Perancis dan Inggris mewakili grup D menyisihkan Swedia dan Ukraina. Sekali lagi ini Cuma prediksi, sekalian harapan juga sih…hehehe.

Nah untuk jadwal lengkapnya plus jadwal siaran di RCTI baik langsung maupun tunda (thanks to RCTI yang dah nayangin Piala Eropa free to air) silahkan dinikmati dibawah ini J:

8 Juni 2012
Match 1       Polandia         vs    Yunani               National Stadium, Warsawa          Live 23.00 WIB

9 Juni 2012
Match 2       Rusia              vs    Rep. Ceko        Municipal Stadium, Wroclaw       Live 01.00 WIB
Match 3       Belanda          vs    Denmark           Methalis Stadium, Kharkiv          Live 22.15 WIB

10 Juni 2012
Match 4       Jerman           vs    Portugal             Arena Lviv, Lviv                         Live 01.00 WIB
Match 5       Spanyol          vs    Italia                  PGE Arena, Gdansk                   Live 22.15 WIB

11 Juni 2012
Match 6       Rep. Irlandia   vs    Kroasia             Municipal Stadium, Poznan         Live 01.00 WIB
Match 7       Perancis          vs    Inggris               Donbass Arena, Donetsk            Live 22.15 WIB

12 Juni 2012
Match 8       Ukraina          vs    Swedia              Olympic Stadium, Kiev               Live 01.00 WIB
Match 9       Yunani           vs     Rep. Ceko        Municipal Stadium, Wroclaw      Live 22.15 WIB

13 Juni 2012
Match 10     Polandia        vs     Rusia                 National Stadium, Warsawa        Live 01.00 WIB
Match 11     Denmark       vs     Portugal            Arena Lviv, Lviv                          Live 22.15 WIB

14 Juni 2012
Match 12     Belanda         vs     Jerman             Metalist Stadium, Kharkiv            Live 01.00 WIB
Match 13     Italia              vs     Kroasia            Municipal Stadium, Poznan          Live 22.15 WIB

15 Juni 2012
Match 14     Spanyol         vs     Irlandia             PGE Arena, Gdansk                    Live 01.00 WIB
Match 15     Ukraina         vs     Perancis            Donbass Arena, Donetsk             Live 22.15 WIB

16 Juni 2012
Match 16     Swedia          vs     Inggris               Olympic Stadium, Kiev               Live 01.00 WIB

17 Juni 2012
Match 17     Rep. Ceko     vs     Polandia            Municipal Stadium, Wroclaw      Live 01.00 WIB
Match 18     Yunani           vs     Rusia                 National Stadium, Warsawa       Delay 04.00 WIB

18 Juni 2012
Match 19     Portugal         vs     Belanda             Metalist Stadium, Kharkiv          Live 01.00 WIB
Match 20     Denmark        vs     Jerman              Arena Lviv, Lviv                        Delay 04.00 WIB

19 Juni 2012
Match 21     Kroasia          vs     Spanyol             PGE Arena, Gdansk                  Live 01.00 WIB
Match 22     Italia               vs     Rep. Irlandia     Municipal Stadium, Poznan         Delay 04.00 WIB

20 Juni 2012
Match 23     Inggris            vs     Ukraina            Dunbass Arena, Donetsk            Live 01.00 WIB
Match 24     Swedia           vs     Perancis           Olympic Stadium, Kiev               Delay 04.00 WIB



PEREMPAT FINAL

22 Juni 2012
Match 25     Juara Grup A       vs        Runner up Grup B         Live 01.45 WIB
(National Stadium, Warsawa)

23 Juni 2012
Match 26     Juara Grup B       vs        Runner up Grup A         Live 01.45 WIB
(PGE Arena, Gdansk)

24 Juni 2012
Match 27     Juara Grup C       vs        Runner up Grup D         Live 01.45 WIB
(Donbass Arena, Donetsk)

25 Juni 2012
Match 28     Juara Grup D       vs        Runner up Grup C         Live 01.45 WIB
(Olynpic Stadium, Kiev)


SEMIFINAL

Kamis, 28 Juni 2012
Match 29     Pemenang Match 25             vs            Pemenang Match 27             Live 01.45 WIB
(Donbass Arena, Donetsk)

Jumat, 29 Juni 2012
Match 30     Pemenang Match 26             vs            Pemenang Match 28             Live 01.45 WIB
(National Stadium, Warsawa)


FINAL PIALA EROPA 2012

Senin, 2 Juli 2012
Match 31     Pemenang Match 29             vs            Pemenang Match 30             Live 01.45 WIB
(Olympic Stadium, Kiev)

So, siapkan stamina, stok makanan kecil dan bila perlu daftar venue-venue yang akan menggelar acara nonton bareng piala eropa 2012 ini. May the best team win...yippppiiiii
»»  Baca Selengkapnya...
Sharing Moments, Berbagi Untuk Kebaikan...