Tampilkan postingan dengan label EPL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label EPL. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 September 2013

200NEY, Wonder Gol from Wonder Kid

Kali ini saya mau ngobrolin tentang Wayne Rooney, anggota Timna s Inggris dan Manchester United yang sama-sama mengenakan kostum no. 10 di timnya tersebut baru saja mencatat rekor 200 gil di klubnya tersebut. Rooney menjadi orang ke-4 yang berhasil masuk “klub 200” bergabung bersama Sir Bobby Charlton, Denis Law dan Jack Rowley.

Gol ke 199 dan 200-nya diciptakan pada pertandingan pembuka Liga Champion musim 2013/14 yang dimainkan di Old Trafford. Dua Gol Rooney tersebut membawa United memenangi laga dengan hasil akhir 4-2, dua gol lain diciptakan Robin Van Persie dan Valencia.

Rooney sendiri pernah meraih 6 kali gol of the month dan 3 kali gol of the season. Nah gima kalo kita liat gol-gol itu.

Gol Of the month pertama diciptakan saat masih berseragam Everton pada musim 2002-03, tepatnya pada tanggal 19 Oktober 2002 pada laga Premiership melawan Arsenal di Goodison Park, kandang Everton. Pada musim itu Everton hanya finish pada posisi ke-7 klasemen akhir EPL. Saat itu Rooney masih berusia 16 tahun 9 bulan. Gol tersebut juga mengakhiri rekor 30 pertandingan tak terkalahkan Arsenal dan saat itu Rooney menjadi pencetak gol termuda di Premier League dalam usia 16 tahun 360 hari, sebelum akhirnya dipatahkan oleh James Milner yang saat itu berkostum Leeds United) dalam usia 16 tahun 355 hari dua bulan kemudian saat mencetak gol ke gawang Sunderland pada laga boxing day tahun yang sama.

Setelah itu gol-gol Rooney yang menjadi Gol of the month dan Gol of the season diciptakan saat berkostum United. Gol of the moment pertama kala berkostum United dicetak pada musim 2004-05 saat berhadapan dengan Middlesbrough di laga putaran ke-4 FA Cup yang dihelat di Old Trafford, kemudian berikutnya masih pada musim yang sama saat berhadapan dengan Newcastle United pada laga Premiership yang juga bertempat di Old Trafford. Setelah itu kembali terjadi pada laga putaran ke-4 FA Cup, hanya kali ini ketika berhadapan dengan Portsmouth  di Old Trafford musim 2006-07, juga di musim yang sama gol of the month dicetak pada laga Premiership kontra Bolton Wanderers di Old Trafford.Gol of the month terakhir dicetak pada laga derby melawan Manchester City musim 2010-11 yang pada saat itu pertandingan juga dilangsungkan di Old Trafford. Kala itu lewat gol bicycle kick yang akurat membawa United menang 2-1
dari City.

Sementara 3 gol Rooney yang menjadi gol of the season yaitu gol pada laga melawan Middlesbrough, Bolton Wanderers dan tentunya gol bicycle kick melawan City.

Dengan 200 gol yang telah diciptakan Rooney bagi United mencerminkan dedikasi dan profesionalismenya bagi United, walau sempat diterpa isu akan keluar namun United tetap bisa membuktikan bahwa ia adalah pemain penting dan selalu memberikan yang terbaik bagi United.

'The crowd are singing my name: ‘Rooney, Rooney, Rooooo-neeee! And there’s no better feeling in the world. (Wayne Rooney on a game vs City Feb 12,2011).
»»  Baca Selengkapnya...

Kamis, 12 September 2013

Menariknya Kompetisi Liga Inggris

Liga Inggris musim 2013-2014 ini menarik untuk disimak, pergantian beberapa manajer klub yang tahun lalu berada di papan atas, pemain keluar dan masuk yang cukup menghebohkan karena menciptakan rekor pembelian termahal di dunia yang dihasilkan penjualan Gareth Bale dari Tottenham Hotspur ke Real Madrid (Spanyol) seharga 85,3 juta poundsterling atau sekitar Rp. 1,4 Triliun melampaui rekor Christiano Ronaldo yang juga dibeli Real Madrid dari Manchester United seharga 80 juta poundsterling atau sekitar Rp. 1 Triliun. Dan tentunya termasuk perubahan kepemilikan hak siar...hehehe..

Lilywhite yang diasuh Andre Villas-Boas (AVB) mengkompensasi keluarnya Bale yang juga menciptakan rekor penjualan klub dengan beberapa pemain masuk yang secara kualitas cukup menjanjikan seperti Erik Lamela dari A.S. Roma (Italia), Roberto Soldado dari Valencia (Spanyol) dan Paulinho dari Corinthians (Brazil). Sejauh ini dari tiga pertandingan pertama Hotspur kalah sekali saat bertandang ke tim sekota Arsenal dengan skor 1-0, menarik untuk menyaksikan kiprah selanjutnya tim yang tahun lalu berada di peringkat lima klasemen akhir liga Inggris ini mengingat musim masih panjang. Mampukah Spurs tampil lebih baik dari tahun lalu sepeninggal Bale atau justru Spurs menyesal telah melepas Bale, let's enjoy their game.

Arsenal juga sejauh ini sudah kalah sekali yang didapat saat menjamu Aston Villa di laga perdana, didua pertandingan terakhir Arsenal berhasil meraih hasil maksimal termasuk mengalahkan Tottenham Hotspur. Selain itu amunisi Arsenal juga semakin wah dengan bergabungnya Mesut Özil pada akhir jendela transfer. Nilai transfer Özil dari Madrid sebesar (kira-kira) Rp. 787 Miliar juga menjadi yang termahal bagi The Gunners yang sebelumnya dipegang Jose Antonio Reyes 10 tahun lalu. Arsenal juga mendapatkan Flamini dari AC. Milan dengan free transfer, ditambah pelatih yang sudah mengenal The Gunners luar dalam tak pelak kiprah Arsenal bersama The Professor sangat layak untuk dinantikan.

Chelsea yang tahun lalu berada di peringkat tiga musim lalu nampaknya tahun ini akan memberikan suatu tontonan yang menarik, mengingat kembalinya The Special One ditambah masuknya Eto’o yang pernah menjadi anak asuhnya di Inter Milan tentunya menjadi suatu yang layak ditunggu apakah duet ini akan seberhasil ketika sama-sama di Inter. Dengan masuknya Mourinho tentunya memberikan warna dan aroma berbeda dari musim-musim sebelumnya. Memasukkan Willian dari teman satu tim Eto'o di Anzi dan Andre Schurrle dari Bayer Leverkusen menggambarkan seberapa besar potensi daya serang Chelsea dibawah asuhan Mourinho musim ini.

Sementara itu duo Manchester yang musim lalu berada di dua besar klasemen akhir sama-sama dibawah arahan pelatih baru. Layak ditunggu kiprah mereka akan sampai sejauh mana di musim ini.

Mampukah Manchester United mempertahankan tropi liga Inggris yang diperolehnya tahun lalu dibawah arahan manajer David Moyes mengingat tidak banyak perubahan tim ini dari musim lalu hanya mendapatkan satu top pemain baru mungkin sudah cukup bagi Moyes mengingat yang direkrutnya merupakan pemain yang pernah diasuhnya di Everton, tim yang sebelumnya dia manajeri. Marouane Fellaini yang menjadi rekrutan baru diharapkan dapat bersinar dan memenuhi kebutuhan United akan seorang pemain tengah berkualitas wahid sepeninggal Scholes. Pemegang 42 caps bagi Timnas Belgia tersebut akan menggunakan nomer 31 di United, sebelumnya pemain yang mengenakan nomer 8 di Everton ini sudah tampil sebanyak 141 kali telah mencetak 25 gol bagi Everton. Mampukah Fellaini langsung “nyetel” dengan punggawa-punggawa United yang lain. Masih ada rekrutan lain memang, Varela dari Penarol dan Saidy Janko dari FC Zurich, namun rasanya Fellaini yang akan rutin digunakan oleh Moyes musim ini. let’s see.

Sementara Manchester City yang merupakan rival sekota United cukup aktif di bursa transfer kemarin. City berhasil merekrut beberapa pemain yang cukup penting dan memiliki skil diatas rata-rata, diantaranya Stevan Jovetic dari Fiorentina (Italia), Alvaro Negredo dari dan Jesus Navas dari Valencia (Spanyol) dan melepas Carlos Tevez ke Juventus (Italia) serta Maicon ke AS Roma (Italia). Dengan rekrutan-rekrutan baru tersebut lini tengah City makin kental beraroma Spanyol setelah sebelumnya sudah ada David Silva dan Javi Garcia belum lagi masuknya Fernandinho dari Shakhtar Donetsk yang merupakan rekrutan termahal City pada bursa transfer kemarin tentunya membuat lini tengah City semakin kuat yang ujungnya diharapkan City tidak hanya bersaing tapi menjadi juara Liga Inggris musim ini.

Satu lagi tim yang tak bisa dilupakan mengingat sejarah panjang liga Inggris mencatat tim inilah pengkoleksi gelar liga Inggris kedua terbanyak. Ya, Liverpool tahun ini menjalani start bagus, tiga kali menang dan belum pernah kebobolan menggambarkan kekuatan Liverpool saat ini. Mengalahkan juara bertahan di Anfield bukan sekedar kemenangan biasa, kemenangan tersebut juga memberikan spirit dan kepercayaan diri pemain serta staff untuk membuktikan diri bahwa mereka bisa melakukan lebih dari musim lalu dan merebut tropi liga Inggris. Catatan kemenangan tersebut bukan hanya menyamai rekor Chelsea pada musim 2010-11 yang menang di tiga pertandingan awal dan tidak kebobolan tetapi juga start terbaik Liverpool setelah musim 1994-1995. Kita tunggu apakah Liverpool dapat mempertahankan kinerjanya hingga akhir musim? Masuknya Kolo Toured an Mamadou Sakho tentu saja menambah kekuatan di lini pertahanan Liverpool ditambah kiper muda Belgia asal klub Sunderland Simon Mignolet , kiprah Liverpool musim ini cukup menjanjikan.

Masih ada tim-tim lainnya seperti Everton, Aston Villa, West Ham, Stoke City bahkan tim promosi Cardiff City yang sudah memberikan kejutan dengan mengalahkan City yang layak kita tunggu gebrakannya.

Well, satu lagi perubahan liga Inggris musim ini, tidak lagi disiarkan di MNC Group (GlobalTV dan MNCTV) dan beralih ke SCTV dan Indosiar yang hanya menyiarkan masing-masing 1 pertandingan tiap minggu, kalau ingin lengkap ya harus melalui tipi berlangganan Nexmedia, Firstmedia atau OrangeTV. Selamat menikmati dan selamat mengeluarkan duit lebih buat penggemar yang timnya kebanyakan disiarkan di tipi berbayar.

Salam Liga Inggris.
»»  Baca Selengkapnya...

Rabu, 09 Januari 2013

"El Clasico" Manchester United versus Liverpool

Jelang pertandingan derbi North West Liga Inggris antara Manchester United versus Liverpool yang ke-187 musim 2012/2013 ini kita lihat beberapa catatan mengenai Red Derbi yang rencananya akan dipimpin oleh wasit Howard Webb tersebut yuk…

Pertandingan yang akan dimainkan pada 13 Januari 2013 jam 20.30 WIB di Old Trafford tersebut merupakan laga ke 187 dan merupakan laga ke 80 dimana Manchester United bertindak sebagai tuan rumah. Dari 186 pertandingan sebelumnya Manchester United memenangkan 73 sementara Liverpool memenangkan 62 pertandingan dan sisanya 51 pertandingan berkesudahan seri.

Dari 79 laga yang sudah dimain saat Manchester United menjadi tuan rumah rekor berpihak pada MU dengan 39 menang, 25 seri dan Liverpool hanya memenangkan 15 pertandingan. Untuk pertemuan di Liga Inggris, dari 159 kali pertemua rekor juga berpihak pada United dengan memenangkan 62 laga, 44 kali seri dan 53 laga dimenangkan Liverpool.

Kemenangan terbesar dalam duel Derbi North West ini terjadi pada pertemuan resmi pertama saat Liverpool mengalahkan Manchester United yang saat itu masih bernama Newton Heath di Anfield Stadium 12 Oktober 1895, dengan skor akhir 7-1 untuk Liverpool.

Pemain terakhir yang pernah bermain untuk kedua klub adalah Michael Owen, sebelumnya ada Peter Beardsley dan Paul Ince. Namun pemain terakhir yang langsung berpindah klub diantara keduanya adalah Phil Chisnall yang pindah dari Manchester United ke Liverpool seharga 25 ribu poundsterling pada April 1964.

Banyak kisah yang sudah mewarnai “El Clasico” versi Liga Inggris ini, mulai dari isu rasis yang melibatkan Luis Suarez dan Patrice Evra, sampai keputusan-keputusan kontroversial sang pengadil di lapangan, seperti yang terjadi kala Howard Webb memimpin pertandingan FA Cup 9 Januari 2011 yang juga berlangsung di Old Trafford. Kala itu pada menit ke-2 Manchester United mendapatkan pinalti yang dieksekusi dengan baik oleh Ryan Giggs. Pinalti diberikan setelah Daniel Agger melanggar Dimitar Berbatov di kotak pinalti Liverpool. Tak cuma itu, Howard Webb juga mengganjar kapten Liverpool, Steven Gerrard dengan kartu merah setelah melakukan pelanggaran terhadap Michael Carrick.

Kesuksesan Manchester United mendobrak kemapanan Liverpool di era 90-an takdipungkiriberkat tangan dingin sang Gaffer, Alex Ferguson. Dari 73 kemenangan Manchester United atas Liverpool 28 (38%) diantaranya kala diarsiteki pria kelahiran Glasgow, Skotlandia 71 tahun silam. Pria yang merupakan manager terlama yang menukangi satu klub di Liga Inggris tersebut merupakan legenda bagi Manchester United, bersama United pria yang mendapatkan gelar Officer of the Order of The Bristish Empire (OBE) tahun 1983 kemudian gelar Commander of the Order of The British Empire (CBE) tahun 1995 dan gelar Knight Bachelor (Kt.) tahun 1999 dari Kerajaan Inggris tersebut telah mengoleksi 37 gelar domestik dan Internasional. Sebelumnya Sir Alex Ferguson meraih 1 titel bersama St. Mirren di Divisi Satu Liga Skotlandia dan 10 titel bersama Aberdeen di berbagai ajang domestik dan internasional.

Mengingat disaat yang bersamaan Manchester City yang merupakan rival terdekat Manchester United dalam perburuan gelar musim 2012/2013 ini akan menghadapi Arsenal di Emirates Stadium tak pelak menjadikan hasil laga Manchester United kontra Liverpool ini bisa jadi menentukan hasil akhir Liga Inggris nanti. Sampai dengan pekan ke-21 ini United masih memimpin dengan 7 poin dari rival sekotanya tersebut.

Pada pertemuan pertama di Anfield, United berhasil menumbangkan Liverpool dengan skor akhir 2-1. Dalam laga yang dipimpin wasit Mark Halsey tersebut Jonjon Shelvey (Liverpool) diganjar kartu merah pada menit 39 setelah melanggar Jonny Evans. Gol kemenangan United dicetak Robin Van Persie pada menit ke-81 melalui titik pinalti, Pinalti diberikan setelah wasit mengganggap Glen Johnson melanggar Antonio Valencia.

Oh iya, laga ini juga menjadi persaingan Robin Van Persie dan Luis Suarez sebagai pencetak gol terbanyak liga Inggris, RvP sementara memimpin dengan 16 gol disusul Suarez dengan 15 gol. RvP telah bermain 21 kali dengan total 1.666 menit sementara Suarez telah bermain dalam 20 pertandingan dengan total 1.797 menit. Akurasi tembakan RvP sampai dengan minggu k eke-21 ini yaitu 50,8% sementara Suarez 45,7%. Sementara untuk assist Gerrard telah melakukan delapan assists disusul Rooney dengan 7 assists dan RvP dengan 6 assists. 

Dengan sejarah pertemuan dan rivalitas yang panjang pertandingan Manchester melawan United selalu menjadi pertandingan yang seru dan wajib ditonton bagi penikmat sepakbola. Maka jangan lewatkan laga ini yang akan disiarkan secara langsung oleh GlobalTV pada hari minggu, 13 Januari 2013 jam 20.30 WIB.

Happy Watching.....
»»  Baca Selengkapnya...

Jumat, 04 Januari 2013

Kakak Beradik di Manchester United

Melihat pemain kembar memiliki hobi yang sama rasanya menarik, apalagi jika mereka berada dalam satu klub yang sama. Nah kali ini saya coba berbagi pemain bersaudara ataupun pemain kembar yang pernah bermain untuk Manchester United, pemegang tropi terbanyak Liga Inggris sampai dengan 2013.

Michael Keane dan Will Keane merupakan pemain bersaudara terkahir yang berada di skuad United, mereka berdua juga saudara kembar. Keduanya dilahirkan pada 11 Januari 1993 di Stockport, Inggris. Keduanya bergabung pada 2009 dan menandatangani kontrak professional pada 2011.

Michael yang bernama lengkap Michael Vincent Keane bermain di lini pertahanan dan pernah dipinjamkan ke Leicester City pada 2012 yang lalu. Michael juga pernah bermain untuk Republik Irlandia U17 sebanyak 2 kali dan kemudian bermain tim nasional Inggris U19 sebanyak 5 kali. Berbeda dari saudara kembarnya Will Keane yang bernama lengkap William David Keane berposisi sebagai penyerang dan sejak U16 sampai U21 bermain untuk tim nasional Inggris serta belum pernah dipinjamkan ke klub lain.

Sebelum Keane bersaudara ada “da Silva” bersaudara yang juga merupakan saudara kembar. Rafael Pereira da Silva dan Fabio Pereira da Silva dilahirkan di Petrópolis, Rio de Jeneiro, Brazil pada 9 Juli 1990, keduanya bermain sebagai pemain bertahan. Pada musim 2012 ini Fabio da Silva dipinjamkan ke Queens Park Ranger dan sudah bermain 9 kali termasuk saat mengalahkan Chelsea 3 Januari 2013 yang lalu. Sebelum bergabung dengan United keduanya bergabung dengan klub liga Brazil Fluminense.

Kemudian ada lagi Eckersley bersaudara namun bukan saudara kembar. Adam Eckersley yang bernama lengkap Adam James Eckersley yang terlahir di Worsley, Inggris pada 7 September 1985 merupakan saudara tua Richard Jon Eckersley yang dilahirkan ditempat yang sama pada 12 Maret 1989. Keduanya sama-sama bermain di lini pertahanan, bedanya Adam bermain disisi kiri sementara Richard bermain di sentral pertahanan. Keduanya sekarang sudah tidak bermain di United, Adam Eckersley sekarang bermain di AGF yang merupakan anggota Liga Denmark setelah sebelumnya berturut-turut dipinjamkan ke Royal Antwerp, Brondby, Barnsley dan terakhir Port Vale sebelum akhirnya bermain penuh untuk Port Vale dan kemudian ke Horsens (Liga Denmark) dan akhirnya berlabuh di AGF. Sementara adiknya Richard sekarang bermain di Toronto FC anggota MLS (Liga Profesional Amerika Serikat) setelah sebelumnya bermain untuk Burnley, Plymouth Argyle, Bradford City dan Bury.

Yang cukup dikenal penikmat sepakbola mungki Neville bersaudara, Gary Neville dan Phillip Neville. Keduanya merupakan jebolan akademi Manchester United. Gary yang lebih tua 2 tahun mengakhiri karirnya di United sementara adiknya Phillip Neville masih sekarang ini masih bermain untuk Everton setelah 10 tahun bermain untuk United dan merasakan 6 titel Liga Inggris, 3 titel piala FA, dan 1 titel piala Liga Champion bersama United. Gary Neville yang bernama lengkap Gary Alexander Neville dilahirkan di Bury, Lancashire, Inggris pada 18 Februari 1975 sementara adiknya Phillip John Neville dilahirkan pada 21 Januari 1977 ditempat yang sama. Phillip Neville memiliki saudara kembar Tracey Neville yang merupakan seorang pemain bola keranjang yang pernah bermain bagi timnas wanita bola keranjang Inggris. Sepanjang karirnya Gary Neville sudah bermain 602 kali bagi United di semua ajang dan mencetak 7 gol, sementara Phillip Neville bermain sebanyak 386 kali dan telah mencetak 8 gol bagi United. Gary Neville selama karirnya bermain disisi kanan pertahanan United sementara Phillip Neville lebih fleksibel karena bisa dimainkan sebagai pemain bertahan maupun pemain tengah.

Sebelum mereka ada Martin Buchan yang bermain untuk United 1972-1983 yang merupakan saudara tua dari George Buchan yang bermain pada1973, keduanya berkewarganegaraan Skotlandia. Kemudian ada James “Jimmy” Greenhoff yang bermain dari 1976 sampai 1981 yang merupakan kakak dari Brian Greenhoff yang bermain lebih awal dari kakaknya tersebut dari tahun 1973 – 1979, keduanya berkewarganegaraan Inggris.

Adalagi James Bain dan adiknya David Bain yang berkewarganegaraan Skotlandia, keduanya sama-sama memulai karir di United tahun 1922 namun David Bain keluar lebih awal yaitu pada tahun 1924 ke Everton sementara James Bain keluar 4 tahun kemudian (1928) ke Brentford. James Hodge dan John Hodge kemudian Charles Rothwell dan Herbert Rothwell, Thomas Fitzimmons dan David Fitzimmons, Fredrick Erentz dan Henry Erentz, terakhir Jack Doughty dan Roger Doughty merupakan pemain kakak beradik lainnya yang pernah bermain untuk United.

Jadi ada 12 pasang kakak beradik yang pernah bermain untuk Manchester United dan 2 pasang yang sekarang ini masih terdaftar sebagai pemain United merupakan saudara kembar.

Sampai jumpa ditulisan berikutnya.
»»  Baca Selengkapnya...

Selasa, 15 Mei 2012

Who Is The Best?


English Premier League baru saja berlalu, menyisakan drama yang pantas dikenang terutama buat pendukung Manchester City dan tentunya ada juga beberapa catatan menarik. Postingan kali ini saya iseng membandingkan catatan yang dibuat oleh 3 orang pemain yang kebetulan menguasai puncak daftar top skor, dan pastinya mereka jadi andalan bagi klubnya masing-masing. Mereka adalah Sergio Sergio Aguero, Wayne Rooney dan si pemuncak daftar pencetak gol Robin Van Persie.

Sepanjang musim ini Kun Aguero dan Wazza (nama panggilan Wayne Rooney) sama-sama dimainkan dalam 34 pertandingan sementara Robin Van Persie (RvP) dimainkan sebanyak 38 kali oleh Arsene Wenger. Yang membedakan antara Kun Aguero dan Rooney yaitu jumlah pertandingan kandang-tandang, dimana Aguero lebih banyak memainkan partai tandang yaitu 18 kali dibanding 16 kali partai kandang sementara Rooney sama-sama dimainkan 17 kali dalam partai kandang maupun tandang.

Untuk urusan mencetak gol, RvP jelas unggul dibandingkan kedua pemain lainnya, dengan torehan 30 gol musim ini RvP merupakan pencetak gol terbanyak musim 2011/2012, Rooney berada tepat dibawahnya dengan raihan 27 gol dan Aguero ditempat ketiga dengan 23 gol. Untuk akurasi tembakan RvP juga memimpin dengan 82 shot on goal berbanding 174 total tembakan (47%), Rooney setia membuntuti dengan akurasi 45% (70 dari total 157 tembakan) dan Aguero menyusul dengan 40% (52 dari 130 tembakan).  Sementara untuk urusan rasio gol yang berhasil diciptakan dari shot on goal tadi justru Aguero memimpin dengan 44%, dimana 23 gol dihasilkan dari 52 shot on gol kemudian disusul Rooney 39% (27/70) dan justru RvP ada diposisi ketiga dengan 37% (30/82), jadi bisa dibilang Aguero lebih efektif dari ketiganya. Rooney unggul dalam hal memproduksi tembakan yaitu rata-rata 4,6 tembakan per pertandingan, RvP 4,5 per pertandingan dan Aguero sebanyak 3,8 per pertandingan ada ditempat ketiga. Untuk urusan assist RvP kembali memimpin ketiganya dengan 9 assist sepanjang musim 2011/2012 ini, Aguero ditempat kedua terpaut hanya 1 assist sementara Rooney berada di posisi ketiga dengan 4 assist.

Selama musim ini dari ketiganya tidak ada yang berhasil mencetak lebih dari 3 gol per pertandingan. RvP dan Rooney berhasil mencetak 2 kali hattrick masing-masing dikandang dan pada pertandingan tandang. RvP melakukannya pada saat pertandingan kandang melawan Blackburn yang berkesudahan 7-1 untuk Arsenal, kemudian pada pertandingan tandang melawan Chelsea yang dimenangkan Arsenal dengan skor 3 – 5 (buat saya ini salah satu comeback terbaik Arsenal). Rooney mencetak hattrick pada saat pertandingan tandang melawan Bolton yang berkesudahan 0 – 5 untuk United dan satu lagi saat menggilas Arsenal di Old Trafford dengan skor 8 – 2. Sementara Aguero hanya berhasil mencetak hattrick sebanyak 1 kali yaitu saat memborong 3 gol kemenangan tanpa balas City atas Wigan yang dimainkan di Etihad Stadium.

Lanjut ya :), RvP dan Aguero sama-sama gagal mencetak gol dalam 18 pertandingan sementara Rooney tidak mencetak gol dalam 17 pertandingan yang dilakoninya. Dari 18 pertandingan tanpa mencetak gol yang dijalani Aguero 5 diantaranya adalah pertandingan kandang yaitu saat melawan United, Tottenham, Arsenal, Wolves dan Everton. Sementara RvP menjalani 8 laga kandang tanpa gol yaitu saat menghadapi Chelsea, Wigan, Man. City, Aston Villa, Wolves, Fulham, Swansea dan Liverpool. Rooney sendiri gagal mencetak gol di 7 laga kandang yaitu saat berhadapan dengan Swansea, Bolton, Wigan, Newcastle, Sunderland, Man. City dan Norwich. So Aguero tidak berhasil membobol gawang Arsenal maupun United di Etihad Stadium sementara RvP dan Rooney tidak berhasil menjebol gawang City dikandang masing-masing, unik kan J.

Dari 18 pertandingan tanpa gol yang dilakoni Aguero selama musim ini 5 diantaranya berujung pada kekalahan Man. City yang merupakan total kekalahan yang dialami City musim ini dimana semuanya terjadi diluar kandang, dan dari 4 pertandingan yang dijalani City tanpa memainkan Aguero tidak satupun mengalami kekalahan.  Sementara dari 17 pertandingan nil gol 4 diantaranya berbuah kekalahan buat United, dan dari 4 kali Rooney tidak dimainkan United mengalami kekalahan 1 kali yaitu saat menghadapi Blackburn yang justru dimainkan di Old Trafford. Arsenal sendiri mengalami 7 kekalahan dimana RvP tidak berhasil mencetak gol. Arsenal sendiri selalu memainkan RvP sepanjang musim ini, dimana 1 kali masuk sebagai pemain pengganti dan 3 kali digantikan itupun pada menit-menit akhir pertandingan. Terlihat kan bagaimana ketergantungan klub masing-masing pada ketiga pemain tersebut.

Sebagai tambahan saja, untuk tingkat disiplin RvP menjadi yang teratas dengan catatan meraih 8 kartu kuning sepanjang musim ini, menyusul Aguero dengan 2 kartu kuning dan Rooney 1 kartu kuning. Ketiga pemain tersebut tidak ada yang mendapatkan kartu merah sepanjang musim ini.

Segitu dulu ya sedikit oret-oretan untuk tiga pemain tersebut, menurut anda siapa yang layak menyandang pemain terbaik English Premier League????
»»  Baca Selengkapnya...

Senin, 14 Mei 2012

Congratulation Manchester City


Akhirnya terjawab sudah akhir dari drama musim 2011/2012 BPL, Manchester City meraih tahta dari kasta tertinggi sepakbola Inggris lewat drama yang ketegangannya bisa jadi melebihi film-film drama atau film action yang pernah kita tonton di layar lebar. Jika ada kekecewaan dan ada nada sumbang itu suatu hal yang biasa dalam sebuah kompetisi. Yang jelas hasil akhir musim ini bisa jadi yang paling dramatis sepanjang era Premier League bergulir, terakhir juara ditentukan dengan selisih gol pada musim 1988/89 (Masih menggunakan nama Divisi Satu), namun musim ini tidak hanya pada perebutan posisi 1 dan 2 tapi juga pada perebutan posisi 3 demikian juga dengan tiket terakhir tim yang terdegradasi. Posisi 1 dan 2 di klasemen akhir musim ini hanya dibedakan oleh selisih gol, City memiliki selisih gol 63 mengungguli United yang memiliki selisih gol 55, atau terpaut 8 gol.

Lebih dari itu jalannya pertandingan yang dimainkan bersamaan oleh kedua tim yang membuat ketegangan penentuan juara bertambah. Bagaimana tidak sampai injury time atau waktu ekstra tersisa 2 menit pada pertandingan yang dilakoni City, titel juara masih digenggam United lewat hasil kemenangan 1-0 dari tuan rumah Sunderland. Saat itu City masih tertinggal 1-2 dari QPR yang pada saat bersamaan juga sedang berjuang lolos dari degradasi. Namun apa lacur, 2 gol tambahan dari Edin Dzeko dan Sergio Kun Aguero merenggut asa dari para pemain dan pendukung United, ditambah hasil dari tempat lain dimana Bolton juga ditahan tuan rumah Stoke City maka hasil pertandingan City melawan QPR tersebut menguntungkan kedua-belah pihak. Walau kecewa dan sempat berkomentar bahwa City diuntungkan dengan Extra Time 5 menit tapi Sir Alex Ferguson tetap menyampaikan selamat kepada City atas raihan gelar juara musim ini. Seperti dikutip dari MUTV, “Atas nama Manchester United, saya ingin menyampaikan selamat kepada tetangga kami. Sebuah pencapaian fantastis dapat memenangi liga ini.”

Well, dilihat dari jalannya Premier League musim ini memang City cukup pantas meraih gelar juara yang sudah dinanti-nantikan selama 44 tahun tersebut. Kunci dari berjayanya City musim ini dari United adalah pada saat Derby Manchester Part I yang justru saat itu United menjamu City di Theatre of Dream, Old Trafford. Pada Derby tersebut City Mengungguli United dengan catatan buruk United sejak tahun 1955. Lewat gol-gol dari Balotelli (22,60), Aguero (69) dan tambahan gol pada menit akhir pertandingan dari Dzeko (90, 90) serta Silva (90) City menghantam United 1-6, dimana gol semata wayang United dicetak oleh Fletcher. Pertandingan ini juga diwarnai dikartumerahnya Evans pada menit ke-47. Hasil inilah yang akhirnya diujung kompetisi membedakan antara keduanya.

Seperti pada tulisan saya sebelumnya keunggulan City terletak pada kualitas pemainnya yang merata dan memiliki daya serang yang berada diatas rata-rata. Dengan pemain sekelas Samir Nasri, David Silva, Yaya Toure, Kun Aguero, Carloz Tevez, Edin Dzeko mereka memiliki amunisi yang bagus untuk menghadapi tim bahkan sekelas Barcelona dan Madrid dari Spanyol. Jadi raihan gelar juara Premier League merupakan pencapaian yang sudah sepantasnya untuk mereka. Tinggal kita lihat bagaimana konsistensi mereka dikancah kompetisi di tahun-tahun mendatang. Dengan semakin banyaknya pertandingan yang akan diarungi dimusim mendatang maka daya tahan, konsentrasi dan konsistensi hasil akan diuji, mampukah mereka menambah raihan gelar tidak saja kompetisi domestik tapi juga eropa bahkan internasional.

Menarik ditunggu kompetisi musim mendatang dengan semakin maraknya taipan-taipan dan raja-raja minyak dari Timur Tengah mengambil alih kendali klub-klub di Premier League, tentunya ini akan memberikan tantangan kepada tim-tim kaya pengalaman apakah mereka mampu menyaingi klub-klub dengan gelontoran dana yang tak terbatas tersebut dengan konsistensi permainan dan raihan hasil bagus? Buat saya saat ini tidak ada lagi Big Four, karena setiap klub memiliki kesempatan dan peluang yang sama untuk berprestasi, kekuatan uang merubah peta persepakbolaan Inggris bahkan mungkin dunia, ini yang tak bisa dipungkiri, paling tidak bagi saya J.

Sebelum sampai ke musim mendatang sejenak kita nikmati kompetisi Piala Eropa yang akan bergulir mulai 8 Juni 2012 nanti, siapa kira-kira yang meraih gelar kampiun Eropa 2012? Apakah hegemoni title race Premier League ini memberikan dampak positif bagi prestasi timnas Inggri? Saya sendiri mengunggulkan Spanyol, Belanda dan Jerman tanpa melupakan Italia dan Inggris sebagai kekuatan tradisional sepakbola eropa. Kejutan? Heemmmmm…….ini yang selalu saya tunggu-tunggu dari sebuah kompetisi, yang membuat jantung berdegup dan memberikan cita rasa tersendiri bagi drama yang dimainkan.

Dan tentunya masih ada satu lagi pertandingan yang layak dinantikan, yaitu final UEFA Champions League (UCL) 2012 yang merupakan penentuan siapakah yang terbaik diantara klub-klub Eropa sekaligus penutup rangkaian kompetisi diantara liga-liga di Eropa

Last but not least….Selamat kepada City atas raihan gelar juara musim 2011/2012, see you next season….pun demikian dengan juara-juara di liga Domestik lainnya, Juventus, Real Madrid, Borussia Dortmund, Ajax, Montpellier (1st time champion), FC Porto and so on.
»»  Baca Selengkapnya...

Jumat, 04 Mei 2012

Rivalitas Kota Manchester

Rivalitas duo Manchester pada musim kompetisi BPL 2011/2012 ini terasa berbeda.Sampai dengan pertandingan tinggal menyisakan 2 episode lagi dua klub kota Manchester tersebut hanya dipisahkan selisih gol. The Citizen jauh mengungguli United dalam hal ini. Diluar faktor itu sebenarnya kualitas kedua klub tak berjarak, walau saya sendiri mengakui skuad The Citizen musim ini lebih bombastis dari musim-musim sebelumnya. Dengan dana berlimpah dari kucuran uang Sheikh Mansour bin Zayed al-Nahyan yang notabene adalah anggota kerajaan Abu Dhabi The Citizen dan pemilik klub terkaya di Inggris mengalahkan Roman Abramovic bisa mendapatkan pemain dengan kualitas mumpuni dari seantero jagad, pun demikian dengan pelatih dan jajaran staf yang berkualitas nomor wahid bisa didapatkan kapan saja. Sebenarnya susunan skuad yang ada sekarangpun sudah sangat mumpuni, dari kiper, pemain belakang, pemain tengah sampai depan tidak perlu diragukan lagi kualitasnya, The Citizen juga memiliki pelatih yang memiliki kualitas diatas rata-rata. So dengan semua modal itu mereka sepatutnya meraih berbagai gelar baik domestik maupun Internasional.

Nah kalo United agak susah juga nih bersikap obyektif, maklum sebagai pecinta United saya mungkin saja mengesampingkan kelemahan yang ada didalam skuad United. Tapi saya coba aja deh, kualitas United juga sebenarnya gak turun-turun amat dibanding dengan musim-musim lalu, hanya saja mungkin daftar pemain cedera yang tak ada habisnya ditambah belum maksimalnya peran para youngster yang sebenarnya pada awal musim sudah tampil cukup bagus. Hasilnya inkonsistensi hasil yang dicapai, bahkan sampai harus memanggil kembali Ginger Prince a.k.a Paul Scholes. Tak bisa dipungkiri peran Scholes dilapangan tengah United sangat tinggi, belum terlihat youngster yang mempu bermain baik dan konsisten seperti apa yang sudah ditunjukkan Scholes. Umpan terukur Scholes dari lapangan tengah sampai sejauh ini belum ada yang menandingi (menurut saya sih). Mungkin kalau United berhasil menemukan sosok pengganti Scholes dapat tercipta konsistensi permainan dilapangan tengah dan ujung-ujungnya hasil yang lebih baik.

Walau mungkin title juara kompetisi BPL tinggal menyisakan duo Manchester, namun ada yang menarik dari kompetisi musim ini, karena persaingan ketat untuk merebutkan tiket Liga Champion dan Liga Eropa musim depan tidak hanya melibatkan The Big Four, bahkan buat saya tidak ada lagi The Big Four. Arsenal, Tottenham, Newcastle, Chelsea, Everton, Liverpool dan Fulham.

So, kita nantikan saja apakah The Citizen dengan kualitas pemain dan skuad diatas rata-rata mampu meraih title BPL musim 2011/2012 ini, atau mereka terpleset disisa pertandingan dan United mampu menyalipnya. Bagaimana dengan klub-klub yang memperebutkan tiket ke LC dan LE?? menarik dinantikan.
»»  Baca Selengkapnya...
Sharing Moments, Berbagi Untuk Kebaikan...